Notification

×

Iklan

Iklan

Hajat Bumi Desa Kedungwaringin Berlangsung Meriah, Wujud Syukur atas Hasil Panen Melimpah

7/16/26 | Kamis, Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T10:27:18Z

Hajat Bumi Desa Kedungwaringin Berlangsung Meriah, Wujud Syukur atas Hasil Panen Melimpah

BEKASI (JAWA BARAT), DIMENSITIVINEWS.COM

Pemerintah Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, menggelar tradisi Hajat Bumi sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi turun-temurun ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan karnaval budaya yang menampilkan arak-arakan tumpeng dan hasil bumi. Warga dari berbagai dusun turut berpartisipasi memeriahkan prosesi sebagai simbol rasa syukur atas rezeki dan keberhasilan para petani selama musim panen.

Setibanya di lokasi acara, rombongan karnaval disambut oleh perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat, unsur Forkopimcam, di antaranya Kapolsek dan Danramil Kedungwaringin, serta tokoh masyarakat setempat.

Suasana semakin semarak dengan penampilan tari Jaipong dan berbagai atraksi seni budaya yang menghibur masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis nasi tumpeng dari Ketua Panitia Hajat Bumi kepada Kepala Desa Kedungwaringin, Hj. Tita Komala, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Hj. Tita Komala mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang dinilai lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan anugerah dari Allah SWT sekaligus hasil kerja keras para petani dan kebersamaan seluruh masyarakat.

"Kami bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT sehingga hasil panen tahun ini memberikan hasil yang baik bagi para petani. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan Hajat Bumi ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, Hajat Bumi merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun setelah masa panen sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan syukur sebelum memasuki musim tanam berikutnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila rangkaian kegiatan karnaval sempat mengganggu aktivitas pengguna jalan. Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara, mulai dari panitia, aparat Linmas, ketua RT, hingga personel Polsek dan Koramil Kedungwaringin yang mengawal jalannya kegiatan.

"Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Kedungwaringin," tutupnya.

Tradisi Hajat Bumi tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur atas hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Desa Kedungwaringin.

(Enday Sukandi)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update