Terduga Penembak Petani di Air Sugihan Ditangkap Tim Gabungan Polda Sumsel dan Polres OKI
SUMATERA SELATAN, DIMENSITIVINEWS.COM
Tim gabungan Polda Sumatera Selatan, Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Polsek Air Sugihan, dan Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus penembakan terhadap seorang petani di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI.
Terduga pelaku berinisial J (60) diamankan di sebuah rumah di Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Sabtu (4/7/2026). Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan terduga pelaku.
Kasus tersebut bermula pada Sabtu (27/6/2026), ketika korban berinisial ESB (46), seorang petani asal Air Sugihan, bertemu dengan terduga pelaku di kawasan Jalur 24 Air Sugihan untuk membahas persoalan lahan tanaman kehidupan (TNK).
Namun, pertemuan tersebut diduga berujung pada aksi kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka akibat tembakan. Korban mengalami luka pada bagian pinggang kiri dan kanan, punggung, serta ibu jari tangan kiri. Setelah mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Air Sugihan.
Berdasarkan laporan tersebut, aparat kepolisian melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Tim gabungan kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan J tanpa perlawanan.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama dan koordinasi antarjajaran kepolisian.
"Kami berkomitmen menindak setiap tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Polda Sumsel, Polres OKI, Polsek Air Sugihan, dan Polres Indragiri Hilir. Kami mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan tidak menggunakan tindakan kekerasan," ujar Kapolres.
Saat ini, terduga pelaku telah dibawa ke Polda Sumatera Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat serta menelusuri asal-usul senjata api yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
Polisi memastikan proses penyidikan terus berjalan untuk mengungkap fakta secara menyeluruh sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
(Yusan)


