Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Barru Ajak APINDO Perkuat Investasi Daerah, Tawarkan Potensi Perkebunan hingga Wisata Bahari

8/05/26 | Rabu, Agustus 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-05T09:27:25Z

Bupati Barru Ajak APINDO Perkuat Investasi Daerah, Tawarkan Potensi Perkebunan hingga Wisata Bahari

MAKASSAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV APINDO di Hotel Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).

Kehadiran Bupati Barru dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barru membangun kolaborasi dengan dunia usaha untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.

Menurut Andi Ina, pembangunan ekonomi tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan pemerintah. Peran dunia usaha dinilai sangat penting sebagai mitra strategis dalam menciptakan investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi pasti melibatkan APINDO karena dunia usaha tidak lepas dari para pengusaha," ujar Andi Ina.

Ia berharap APINDO semakin aktif menjalin komunikasi dan kemitraan dengan pemerintah kabupaten maupun kota, serta turun langsung melihat berbagai potensi unggulan yang dimiliki setiap daerah.

"APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kolaborasi dan melihat langsung potensi yang ada. Kami berharap APINDO semakin proaktif membangun sinergi dengan para kepala daerah untuk mengembangkan sektor usaha," katanya.

Dalam kesempatan itu, Andi Ina memaparkan sejumlah sektor unggulan Kabupaten Barru yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui investasi. Potensi tersebut meliputi sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, hingga pariwisata.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah kopi Barru yang memiliki kualitas unggul berkat kondisi geografis kawasan pegunungan. Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui industri hilirisasi.

Menurutnya, investasi di sektor pengolahan hasil pertanian akan memberikan nilai tambah bagi produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Dengan adanya industri pengolahan, hasil nanas tidak hanya dijual sebagai produk segar, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi," jelasnya.

Di sektor kelautan, Barru memiliki garis pantai sepanjang sekitar 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan, ekonomi maritim, dan wisata bahari.

Andi Ina menyebut Kabupaten Barru memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah karena didukung kekayaan sumber daya alam yang lengkap.

"Barru itu tiga dimensi. Kami memiliki wilayah daratan, pegunungan, dan pesisir. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pariwisata semuanya tersedia," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Barru juga terus mengembangkan kawasan wisata bahari Bojo yang diproyeksikan menjadi destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep Jimbaran Barru Lapakaka (JBL).

"Mimpi saya menjadikan kawasan ini sebagai Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk menikmati wisata bahari, cukup datang ke Barru. Saat ini pengembangannya terus kami lakukan," tutur Andi Ina.

Menutup keterangannya, Bupati Barru menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan APINDO menjadi kunci dalam mengakselerasi investasi serta mengoptimalkan potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi baru.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

(Darman) 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update