Notification

×

Iklan

Iklan

Kemarau Berkepanjangan, Warga Sumber Urip Terpaksa Gunakan Air Keruh untuk Mencuci

8/10/26 | Senin, Agustus 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T00:44:42Z

Kemarau Berkepanjangan, Warga Sumber Urip Terpaksa Gunakan Air Keruh

BEKASI (JAWA BARAT), DIMENSITIVINEWS.COM

Kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada warga Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Sejumlah sumur warga mengering sehingga masyarakat terpaksa menggunakan air keruh dari saluran irigasi untuk mencuci pakaian.

Pantauan Minggu (9/8/2026), warga di Dusun II dan III terlihat memanfaatkan saluran irigasi yang airnya berwarna cokelat dan bercampur lumpur.

Ketua RT 03 Dusun II, Sutarya, mengatakan sekitar 60 persen sumur warga di wilayahnya mulai tidak dapat digunakan.

“Warga yang tidak mampu membeli air bersih terpaksa menggunakan air irigasi meski kondisinya keruh,” ujarnya.

Kekeringan juga berdampak pada lahan pertanian. Sejumlah sawah mengalami kekeringan setelah aliran irigasi teknis tidak mengalir selama sekitar dua bulan.

Pemerintah Desa Sumber Urip mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan bantuan air bersih. Rencananya, distribusi air diprioritaskan untuk kebutuhan minum dan memasak.

Warga berharap bantuan air bersih segera disalurkan secara rutin agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi selama kemarau berlangsung.

(Agung)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update