Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Jeneponto Perkuat Digitalisasi Transaksi Pemerintahan melalui Optimalisasi ETPD

8/14/26 | Jumat, Agustus 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-14T10:57:30Z

Pemkab Jeneponto Perkuat Digitalisasi Transaksi Pemerintahan melalui Optimalisasi ETPD

JENEPONTO (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui optimalisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Langkah tersebut diperkuat melalui sinergi bersama Bank Sulselbar untuk memperluas penggunaan transaksi digital, baik pada sektor pendapatan maupun belanja daerah.

Upaya itu dibahas dalam rapat bersama Bank Sulselbar yang digelar di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Kamis (13/8/2026).

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., Kepala Bappeda, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Perikanan, sejumlah kepala OPD, jajaran Bank Sulselbar, serta undangan lainnya.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah strategi untuk memperluas penerapan transaksi elektronik sekaligus membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Salah satu agenda yang dibahas yakni evaluasi dan optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) sebagai bagian dari digitalisasi transaksi belanja pemerintah.

Dari sisi pendapatan, Pemkab Jeneponto bersama Bank Sulselbar mendorong perluasan transaksi digital untuk Pendapatan Daerah (PDRD), khususnya pembayaran pajak dan retribusi. Perluasan kanal digital diharapkan memudahkan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan penerimaan daerah.

Rapat juga membahas reaktivasi agen Lakupandai untuk mendukung pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kehadiran kanal tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembayaran digital hingga lebih dekat dengan masyarakat.

Selain itu, peserta rapat membahas rencana integrasi aplikasi SmartGov CartenZ dengan sistem Bank Sulselbar. Integrasi ini diharapkan memperkuat konektivitas antara sistem digital pemerintah daerah dan layanan perbankan sehingga transaksi dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

Optimalisasi ETPD tidak hanya diarahkan untuk mengubah transaksi tunai menjadi non-tunai, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan transparan.

Melalui sinergi dengan Bank Sulselbar, Pemkab Jeneponto diharapkan mampu memperkuat ekosistem transaksi pemerintahan berbasis digital, meningkatkan optimalisasi pendapatan daerah, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dan efisien.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Jeneponto untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin digital, terintegrasi, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

(Basri Tola)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update