Notification

×

Iklan

Iklan

Tausyiah Malam Kedua di Rumah Duka Almarhumah Saddiah H. Muhadi, Al-Mukarramah Ingatkan Kematian Adalah Ajal

8/13/26 | Kamis, Agustus 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-13T07:24:13Z

Tausyiah Malam Kedua di Rumah Duka, Al-Mukarramah Ingatkan Kematian Adalah Ajal

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Ratusan jamaah menghadiri tausyiah malam kedua di rumah duka almarhumah Saddiah H. Muhadi, SKM., S.Kep., Ns., di Jalan Pasar Sentral, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.

Tausyiah disampaikan Al-Mukarramah Dr. H. Ismail Hannanong, Lc., MA. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan jamaah bahwa kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dimajukan maupun ditunda.

Menurutnya, setiap manusia memiliki batas waktu kehidupan atau ajal yang telah ditentukan. Karena itu, umat Islam diingatkan untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal kebaikan dan meningkatkan ketakwaan.

Ia juga mengajak keluarga yang sedang berduka untuk menghadapi musibah dengan sabar, memperbanyak doa, berikhtiar, dan bertawakal kepada Allah SWT.

“Ketika Allah memberikan kita penyakit, maka kita harus sabar, berdoa, berusaha dan bertawakal. Semua penyakit ada obatnya, kecuali tua,” tuturnya dalam tausyiah.

Dalam kesempatan tersebut, jamaah juga diajak untuk mendoakan orang yang telah meninggal serta mengenang dan menyebut kebaikan-kebaikannya. Menurutnya, mendoakan orang yang telah berpulang merupakan bentuk kepedulian sekaligus amal kebaikan bagi yang melakukannya.

Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia pada akhirnya akan berakhir dan manusia akan kembali kepada Allah SWT. Karena itu, kematian hendaknya menjadi pengingat bagi setiap orang untuk mempersiapkan bekal akhirat.

Rangkaian doa dan tausyiah di rumah duka telah dimulai sejak malam pertama dengan pengajian. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausyiah pertama dan kedua.

Tausyiah ketiga dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang sebagai bagian dari rangkaian doa bersama untuk almarhumah Saddiah H. Muhadi.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, serta ratusan jamaah yang turut memberikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

(Karaeng Baso)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update