Notification

×

Iklan

Iklan

Dorong Hilirisasi Kelapa, Dinas Perkebunan Banyuasin Jemput Data Petani di Muara Sugihan

4/28/26 | Selasa, April 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T14:04:03Z

Dorong Hilirisasi Kelapa, Dinas Perkebunan Banyuasin Jemput Data Petani di Muara Sugihan

BANYUASIN (SUMATERA SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Dinas Perkebunan Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, menggelar audiensi bersama Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kecamatan Muara Sugihan dalam rangka mendorong program hilirisasi penanaman kelapa. Kegiatan berlangsung di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Rejosari, Selasa (28/4/2026).

Audiensi dihadiri Analis Pasar Hasil Pertanian Andy Fitriyadi, S.P., beserta staf, Koordinator Lapangan TMI Muara Sugihan Tsabit Aqinul Haqq, S.P., Penyuluh Perkebunan Rahayu Sri Hastuti, jajaran pengurus TMI, serta perwakilan kelompok tani hutan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat di tiga desa, yakni Desa Jurutaro, Kuala Sugihan, dan Gilirang, terkait pengembangan hilirisasi kelapa. Dalam pertemuan tersebut, tim Dinas Perkebunan melakukan pendataan calon petani dan calon lahan (CPCL) sebagai tahap awal pelaksanaan program.

Andy Fitriyadi menyampaikan, pemerintah daerah akan memberikan dukungan berupa bantuan bibit kelapa dalam siap tanam, pupuk organik, serta dukungan pembiayaan penanaman hingga pembukaan lahan.

“Program ini telah berjalan di beberapa wilayah daratan dan kini memasuki tahap pengembangan ke wilayah perairan, dengan target awal sekitar 1.300 hektare. Bibit juga telah disiapkan dan siap didistribusikan,” jelasnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan program hilirisasi tidak boleh mengganggu lahan baku sawah (LBS) atau lahan pertanian yang sudah ada.

Senada dengan itu, Tsabit Aqinul Haqq mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan perkebunan dan keberlanjutan sektor pertanian.

“Jangan sampai terjadi alih fungsi lahan yang justru mengurangi produksi pangan. Program ini harus menjadi upaya meningkatkan potensi ekonomi tanpa mengorbankan lahan pertanian,” ujarnya.

Program hilirisasi kelapa diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sektor perkebunan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Muara Sugihan.

Di sisi lain, perwakilan Tani Merdeka Indonesia juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pendampingan terhadap warga Dusun Cahaya Kenten, Desa Timbul Jaya, terkait dugaan konflik lahan dengan salah satu perusahaan yang hingga kini masih berproses.

Diharapkan, seluruh pihak dapat mendukung program hilirisasi tersebut agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Yusan)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update