Hadiri Rakor KPK, Bupati Takalar Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan
Makassar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/4/2026).
Rakor bertema “Integrasi Pertanahan, Akselerasi Perekonomian, Wujudkan Tata Kelola Bersih Berkelanjutan” itu berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, dan dihadiri para kepala daerah se-Sulawesi Selatan, perwakilan pemerintah pusat, serta aparat penegak hukum.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Takalar didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi dan Kepala Inspektorat Muhammad Rusli.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran KPK dalam memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah, khususnya dalam pembenahan sektor pertanahan.
“Ini menjadi langkah awal integrasi kebijakan pertanahan lintas sektor yang harus kita kawal bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan urgensi percepatan penyelesaian persoalan pertanahan, termasuk sertifikasi tanah bagi masyarakat guna memberikan kepastian hukum.
“Tanpa sertifikat, masyarakat tidak memiliki kepastian hukum atas tanahnya,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyatakan komitmennya dalam mendukung program pencegahan korupsi di sektor pertanahan.
“Rakor ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pertanahan yang transparan dan akuntabel,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Takalar siap mengoptimalkan pengelolaan aset daerah serta mendorong percepatan sertifikasi tanah guna meningkatkan kepastian hukum bagi masyarakat.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem pertanahan yang bersih dan berkelanjutan.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, KPK, dan ATR/BPN sangat penting. Integrasi data dan percepatan sertifikasi juga akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.
(Muhammad Rizal)



