Notification

×

Iklan

Iklan

Tragis di Pantai Ujunge, Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam, Polsek Balusu Lakukan Penanganan Cepat

4/24/26 | Jumat, April 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-24T07:27:55Z

Tragis di Pantai Ujunge, Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam, Polsek Balusu Lakukan Penanganan Cepat

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Jajaran Polsek Balusu, Polres Barru, bergerak cepat menangani peristiwa tenggelamnya seorang anak di pesisir Pantai Ujunge, Desa Madello, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Kamis (23/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Afifah (8), siswi kelas 3 sekolah dasar yang saat kejadian tengah bermain dan mandi laut bersama tiga rekannya sekitar pukul 16.00 WITA.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden terjadi saat kondisi air laut sedang pasang. Korban bersama teman-temannya tiba-tiba terbawa arus. Dua anak, Rania dan Giarni, berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai dan segera meminta pertolongan, sementara Afifah dan Ainun tidak mampu berenang.

Teriakan minta tolong tersebut didengar oleh Ruslan (37), nelayan yang baru kembali melaut. Ia segera mengajak warga melakukan upaya pencarian menggunakan perahu. Sementara itu, Ainun berhasil ditemukan lebih dahulu dalam kondisi lemah dan langsung mendapat pertolongan pertama dari warga sebelum dibawa ke Puskesmas Madello.

Pencarian kemudian difokuskan pada korban Afifah. Sekitar 10 menit kemudian, korban ditemukan oleh warga di sekitar perahu nelayan dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Madello untuk pemeriksaan medis. Hasil visum menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam.

Kapolsek Balusu, Iptu Mustajil, mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.

“Kami langsung melakukan penanganan di tempat kejadian, berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan tenaga medis, serta membantu proses evakuasi korban,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di wilayah pesisir, khususnya bagi anak-anak.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Anak-anak yang belum bisa berenang sebaiknya tidak bermain terlalu jauh ke laut, dan pengawasan orang tua sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu kedatangan orang tua korban yang sedang dalam perjalanan dari Kota Makassar. Terkait rencana autopsi, keputusan akan diserahkan kepada pihak keluarga sesuai prosedur yang berlaku.

(Syahruddin Cokkas)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update