Barru Disiapkan Jadi Lokasi Yonif TP Kodam Hasanuddin, Pemkab Siapkan Lahan 50 Hektare
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Abustan A. Bintang menghadiri video conference (Vicon) penyusunan Dokumen Strategis Pertahanan Wilayah terkait rencana pembentukan Brigade Infanteri (Brigif) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 5 MPP Barru, Senin (11/5/2026), dipimpin langsung Kapok Sahli Pangdam XIV/Hasanuddin, Musa David Marolop Hasibuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1405/Parepare Letkol Inf Erwin Hidayat, Kepala BPN Barru Filzah Wajdi, sejumlah pejabat Pemkab Barru, perwakilan Kodim 1405/Parepare, serta unsur teknis terkait lainnya.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Musa David Marolop Hasibuan menjelaskan bahwa penyusunan dokumen strategis ini merupakan bagian dari rencana pembentukan Brigif dan Yonif TP di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.
Ia menyebut Kabupaten Barru dan Kabupaten Sidrap masuk dalam wilayah yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Yonif TP bersama beberapa daerah lain di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pengembangan wilayah.
“Keberadaan Yonif TP nantinya diharapkan memberi dampak besar terhadap pembangunan daerah. Selain memperkuat pertahanan wilayah, keberadaan personel sekitar 1.000 prajurit dalam satu batalyon juga akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Setiap batalyon direncanakan terdiri atas empat kompi dengan kekuatan sekitar 1.000 personel. Kehadiran satuan tersebut diproyeksikan memberi efek berganda terhadap sektor perdagangan, jasa, perumahan, UMKM, hingga pendidikan dan dinamika sosial masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barru terhadap rencana pembangunan Yonif TP di daerahnya.
Ia mengatakan Kabupaten Barru hingga kini belum memiliki satuan batalyon sehingga kehadiran Yonif TP dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat teritorial TNI di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi apabila Batalyon Teritorial Pembangunan dapat dibangun di Kabupaten Barru. Ini menjadi kebanggaan sekaligus momentum strategis bagi daerah kami,” katanya.
Abustan juga mengungkapkan bahwa Pemkab Barru sebelumnya telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Kodim Barru kepada Kodim 1405/Parepare sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan sarana pertahanan di daerah.
Untuk pembangunan Yonif TP, Pemkab Barru telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 50 hektare di Desa Anabanua, Dusun Tokkene, Kecamatan Barru.
Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di kawasan peralihan dataran rendah dan pegunungan, serta didukung kondisi geografis Barru yang memiliki garis pantai sekitar 78 kilometer dan wilayah pegunungan hingga perbatasan Kabupaten Pangkep dan Bone.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Barru juga telah menerima salinan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 816 Tahun 2025 terkait persetujuan penggunaan kawasan hutan seluas 49,65 hektare untuk pembangunan sarana dan prasarana pertahanan wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.
Meski demikian, Wakil Bupati mengakui masih terdapat sejumlah klaim penguasaan lahan oleh beberapa pihak di lokasi tersebut.
“Pemerintah daerah akan segera melakukan sosialisasi, pendekatan persuasif, dan penertiban administrasi agar status lahan dapat clean and clear sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Abustan menegaskan komitmen penuh Pemkab Barru bersama DPRD untuk mendukung realisasi pembangunan Yonif TP di Kabupaten Barru.
“Kami bersama DPRD dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barru siap membantu dan bersinergi demi menyukseskan pembangunan satuan tersebut di Kabupaten Barru,” pungkasnya.
(Darman)




