Notification

×

Iklan

Iklan

Pelatihan Barbershop dan Perkoperasian Jadi Bekal Kemandirian, Bupati Jeneponto Dorong Lahirnya Pelaku Usaha Baru

7/28/26 | Selasa, Juli 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-27T23:46:12Z

Pelatihan Barbershop dan Perkoperasian Jadi Bekal Kemandirian, Bupati Jeneponto Dorong Lahirnya Pelaku Usaha Baru

JENEPONTO (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan dan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Barbershop bagi peserta P3KE DTSEN Desil 1 serta kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian yang resmi dibuka Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., di Jeneponto, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Jeneponto, Dr. Hj. Mernawati, S.IP., M.Si., Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Indri Astuti Assegaf, S.H., M.H., serta para peserta pelatihan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Jeneponto menyampaikan bahwa pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian dilaksanakan dalam dua angkatan dengan total 60 peserta. Sementara pelatihan barbershop diikuti 25 peserta yang berasal dari kelompok penerima manfaat P3KE DTSEN Desil 1.

Bupati Jeneponto H. Paris Yasir mengatakan, peningkatan kompetensi masyarakat merupakan langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan harus dimanfaatkan sebagai bekal untuk membangun usaha mandiri yang produktif dan berkelanjutan. Di sisi lain, pemahaman tentang perkoperasian juga dinilai penting untuk memperkuat usaha masyarakat melalui prinsip kebersamaan dan gotong royong.

“Ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Manfaatkan kesempatan untuk menambah ilmu dan keterampilan sehingga nantinya dapat menjadi modal dalam membuka usaha maupun meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Paris Yasir.

Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti pelatihan hingga selesai, tetapi juga mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun pengembangan usaha.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap dapat mencetak masyarakat yang lebih terampil, produktif, dan berdaya saing. Selain itu, penguatan pemahaman perkoperasian diharapkan semakin memperkuat peran koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan dalam mendukung terwujudnya Jeneponto Bahagia.

(Basri Tola)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update