Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Takalar Hadiri A’Lammang, Dorong Tradisi Panen Jadi Ikon Budaya dan Kuliner Daerah

5/02/26 | Sabtu, Mei 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-02T10:31:41Z

Bupati Takalar Hadiri A’Lammang, Dorong Tradisi Panen Jadi Ikon Budaya dan Kuliner Daerah

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri pesta rakyat adat A’Lammang di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2026). Kehadiran orang nomor satu di Takalar itu disambut antusias masyarakat yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan.

A’Lammang merupakan tradisi turun-temurun yang digelar setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi. Selain sarat nilai budaya, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan warga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar Dody Ryan Saputra, Camat Galesong Utara Mohammad Faisal Irfan, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Takalar Syarief H.

Dalam kesempatan itu, Bupati Takalar yang tampil sederhana mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar Sri Ekowati Firdaus, menegaskan pentingnya menjaga tradisi sebagai bagian dari identitas daerah.

“A’Lammang adalah wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang diberikan Allah SWT. Tradisi ini harus terus dijaga karena mengandung nilai kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi kuliner khas daerah, Lammang, yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai ikon baru Kabupaten Takalar.

“Lammang kita dorong menjadi identitas kuliner Takalar, seperti halnya jagung dan telur ikan terbang yang sudah dikenal lebih dulu,” katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendorong promosi Lammang melalui berbagai kanal agar dikenal lebih luas, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap tradisi A’Lammang tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor kuliner dan pariwisata berbasis kearifan lokal.

(Muhammad Rizal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update