Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Idul Adha, Bupati Barru Tinjau Karantina Hewan Garongkong

4/30/26 | Kamis, April 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-30T03:33:59Z

Jelang Idul Adha, Bupati Barru Tinjau Karantina Hewan Garongkong

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari meninjau langsung aktivitas dan kesiapan fasilitas Karantina Hewan Garongkong, Selasa (28/4/2026), guna memastikan kesehatan ternak yang akan didistribusikan ke luar daerah menjelang Idul Adha.

Kunjungan tersebut disambut Kepala Balai Besar Karantina Sulawesi Selatan Sitti Chadidjah bersama Kepala Bagian Umum Matheus Bayu Wahyudi dan Ketua Tim Kerja Bidang Karantina Hewan Indra Dewa. Bupati turut didampingi Plh Sekda Barru A. Syarifuddin serta sejumlah kepala OPD terkait.

Dalam peninjauan itu, Bupati menerima paparan mengenai peran strategis karantina dalam menjamin setiap ternak yang dikirim antardaerah berada dalam kondisi sehat, bebas dari penyakit menular, serta memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan kesehatan.

Saat ini, sebanyak 117 ekor sapi tengah menjalani masa karantina sebelum diberangkatkan ke Batulicin, Kalimantan Selatan, melalui Pelabuhan Garongkong. Ternak tersebut terdiri dari jenis sapi Bali, Limousin, dan Brahman untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban.

Kepala Balai Besar Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, menyatakan pihaknya siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sektor peternakan. Upaya tersebut meliputi pemeriksaan laboratorium, pengambilan sampel darah, hingga vaksinasi guna menjamin kualitas dan kesehatan hewan.

“Hewan kurban harus dipastikan sehat, layak konsumsi, dan aman bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan dan kerja sama lintas sektor menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa arus pengiriman ternak dari Sulawesi Selatan ke sejumlah daerah, khususnya Kalimantan, mengalami peningkatan signifikan menjelang Idul Adha. Pelabuhan Parepare dan Pelabuhan Garongkong menjadi jalur utama distribusi ternak.

“Tingginya permintaan menjadikan Garongkong sebagai titik strategis dalam pengawasan lalu lintas ternak,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Barru menegaskan bahwa keberadaan Karantina Hewan Garongkong memberikan kontribusi penting dalam menjamin keamanan distribusi ternak dari daerah. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memperkuat koordinasi dengan pihak karantina.

Selain itu, Bupati juga mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar, khususnya dalam pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomi.

“Ini peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan,” ujarnya.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update